Select Page

EEPIS Online – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali mengadakan kuliah tamu. Bertempat di Mini Teater PENS, kuliah tamu ini ditunjukkan kepada para kepala departemen, kepala program studi dan yang terlibat dalam tracer study di lingkungan PENS. Dengan mendatangkan Dr. Bambang Setia Budi selaku Direktur ITB Career Center serta Presiden Indonesia Career Center Network (ICCN) sebagai pemateri. Kuliah tamu ini bertajuk “Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan Tracer Study Perguruan Tinggi”.

Dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga 16.30 WIB kuliah tamu ini membahas mengenai tracer study yang merupakan studi pelacakan jejak lulusan atau alumni yang dilakukan setelah 2 tahun lulus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai outcome pendidikan tinggi ke dunia kerja, penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi, serta proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi input pendidikan. Disamping itu, untuk keperluan akreditasi, tracer study digunakan sebagai alat monitoring adaptasi lulusan perguruan tinggi ketika memasuki dunia kerja oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) sejak tahun 2011. 

Materi yang dipaparkan di kuliah tamu ini mengenai pengertian tracer study, metode, teknik pengumpulan data base, serta cara untuk survey data alumni maupun  riset. Pelatihan ini berlangsung sangat kondusif. Para dosen tertarik untuk menggali materi tersebut dengan bertanya dan berdiskusi. “ Semoga saja departemen dan program studi yang ada di lingkungan PENS mampu melacak lulusan dan mengetahui sejauh mana kontribusi yang telah diberikan lulusan untuk industri dan negeri,” ujar Dr. Indra Adji Sulistijono,ST.,M.Eng selaku pelaksana kultam.

Pelatihan ini ditutup dengan berfoto bersama. Kedepannya diharapkan ada dampak positif untuk PENS dari kuliah tamu ini. â€œDengan tracer study yang melembaga, berkelanjutan dan bisa terus melakukan improvement. Mudah-mudahan penyelenggaraan tracer study jadi lebih baik dan juga menjadi feedback yang baik juga untuk perbaikan penyelenggara pendidikan dari  PENS sendiri,” pungkas Dr. Bambang Setia Budi selaku pemateri.(umi/meg)